jumat 1 juni
kemarin dapat kabar duka, kolega meninggal di pontianak, dulu sempat menjadi dosen tidak tetap di trisakti, masih aktif di PU, hari ini ngelayat
malamnya 2 jam nyusun lagi proposalnya
Sabtu, 02 Juni 2012
Kamis, 31 Mei 2012
WAWANCARA DGN PROF DR IR PRAYATNI SOEWONDO
Dalam wawancara yg cukup singkat, prof mengingatkan bahwa penelitian utk studi S3 bukan berarti harus sesuatu yg "wah" seperti utk mendapat nobel..yang penting adalah kebaruan dari hasil penelitian sebelumnya, baik yang sebidang maupun yang tidak sebidang. Jadi harus dikuatkan literature review dari jurnal dan hasil penelitian, serta paten. Yang penting dari penelitian yang dilakukan adalah menemukan atau menyelesaikan masalah secara komplit dari berbagai aspek dan mempunyai dasar keilmuan yang kuat (bukan dari asumsi).
Selain itu, mahasiswa S3 harus bisa membagi waktu antara keluarga dgn penelitian. Kunci keberhasilan lain adalah dengan membangun jejaring (network) dengan pakar2 sebidang, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan memanfaatkan seminar maupun workshop yang biasanya menghadirkan para pakar.
Untuk membantu pendanaan, disarankan utk mencari di web Dikti dan Pasca sarjana ITB. Ada banyak mekanisme hibah (Hibah Bersaing, Penelitian Disertasi, dsb), Beasiswa (BPPS), dan Voucher. Juga banyak potensi pendanaan dan kerjasama (seperti untuk validasi data, analisis data laboratorium) dari universitas di luar negeri melalui program Sandwich.
Dalam wawancara yg cukup singkat, prof mengingatkan bahwa penelitian utk studi S3 bukan berarti harus sesuatu yg "wah" seperti utk mendapat nobel..yang penting adalah kebaruan dari hasil penelitian sebelumnya, baik yang sebidang maupun yang tidak sebidang. Jadi harus dikuatkan literature review dari jurnal dan hasil penelitian, serta paten. Yang penting dari penelitian yang dilakukan adalah menemukan atau menyelesaikan masalah secara komplit dari berbagai aspek dan mempunyai dasar keilmuan yang kuat (bukan dari asumsi).
Selain itu, mahasiswa S3 harus bisa membagi waktu antara keluarga dgn penelitian. Kunci keberhasilan lain adalah dengan membangun jejaring (network) dengan pakar2 sebidang, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan memanfaatkan seminar maupun workshop yang biasanya menghadirkan para pakar.
Untuk membantu pendanaan, disarankan utk mencari di web Dikti dan Pasca sarjana ITB. Ada banyak mekanisme hibah (Hibah Bersaing, Penelitian Disertasi, dsb), Beasiswa (BPPS), dan Voucher. Juga banyak potensi pendanaan dan kerjasama (seperti untuk validasi data, analisis data laboratorium) dari universitas di luar negeri melalui program Sandwich.
KOMPETENSI
Apa sih yang menjadi kompetensi saya? Sering kita ditanya apa yang menjadi keahlian/kompetensi kita. Kita harus berani menampilkan apa keahlian kita sehingga itu bisa sebagai "iklan" kita....ini kurang lebih yg menjadi kompetensi saya
Bidang keahlian :
Apa sih yang menjadi kompetensi saya? Sering kita ditanya apa yang menjadi keahlian/kompetensi kita. Kita harus berani menampilkan apa keahlian kita sehingga itu bisa sebagai "iklan" kita....ini kurang lebih yg menjadi kompetensi saya
Bidang keahlian :
Bidang pengolahan air minum
Bidang pengolahan air buangan
Bidang teknik lingkungan lain (AMDAL, UKL/UPL)
Yang dikerjakan sehari-hari :
Mengajar
Mendidik
Membimbing mahasiswa
Meneliti
Menulis makalah
Memberikan konsultasi
Melatih
Memberikan penyuluhan
Mengedit makalah untuk jurnal
--> MEMBERIKAN PELAYANAN DALAM BIDANG TEKNIK
LINGKUNGAN
Sasaran Pelayanan :
Mahasiswa dan siswa sekolah
Guru sekolah
Peer group dan forum komunitas
Masyarakat
Pemerintah Daerah & Pemerintah pusat
Keahlian lain :
Bidang pengelolaan pendidikan à metode pengajaran (didaktik), metode penilaian (assessment)
Bidang administrasi program studi à Rencana Strategis, Evaluasi Diri & Laporan Tahunan Prodi, Akreditasi
Bidang pengelolaan jurnal
Komputer (pengelolaan dokumen, pengolahan data, pemodelan lingkungan & pemrograman)
Senin, 28 Mei 2012
PENYELESAIAN MASALAH PENGANGGURAN & KEMISKINAN
Untuk menanggulangi masalah pengangguran dan
kemiskinan, perlu dilakukan perbaikan dalam hal kesehatan, pendidikan dan
kesejahteraan. Ketiganya membutuhkan prasarana dan sarana yang layak dan
memadai, barulah kemudian masyarakat dapat menggunakannya.
(1)
Kesehatan : pemerataan fasilitas dan pelayanan
kesehatan (kuratif) serta fasilitas dan pemahaman sanitasi (preventif).
Fasilitas dan pelayanan kesehatan mencakup puskesmas, klinik, rumah sakit, apotek,
bidan, mantra, perawat, dokter, apoteker, serta kemudahan akses melalui kartu
berobat, askeskin (untuk yang tidak mampu). Fasilitas dan pemahaman sanitasi
sebagai upaya preventif agar tidak terkena penyakit mencakup air bersih,
jamban, pengelolaan sampah dan air limbah, perilaku hidup bersih dan sehat.
(2)
Pendidikan : mencakup pendidikan formal
(berjenjang) dan non formal (keahlian). Diperlukan pemerataan fasilitas dan
pelayanan untuk pendidikan, meliputi bangunan sekolah dan prasarananya serta
tempat pelatihan dan prasarananya. Selain itu keterjangkauan akses terhadap
pendidikan harus diadakan, missal jalan, jembatan, pemahaman tentang perlunya
pendidikan.
(3)
Kesejahteraan : mencakup kemudahan memperoleh
bantuan modal, kemudahan ijin membuka usaha, membatasi masuknya produksi dari
luar (impor).
Untuk
menyelesaikan masalah ini, diperlukan terlebih dahulu pemetaan pemahaman
masyarakat terhadap ketiga aspek tersebut, kemauan masyarakat, fasilitas dan
akses kepada fasilitas tersebut. Pada intinya, penyelesaian masalah kemiskinan
dilakukan oleh masyarakat itu sendiri, sehingga perlu adanya pendampingan dalam
pemilihan opsi penyelesaian masalah kemiskinan.
Akan tetapi masyarakat dapat menyelesaikan sendiri masalahnya apabila terdapat akses yang proporsional dan sesuai, yang paling mendasar adalah akses transportasi, akses informasi, akses ilmu pengetahuan.
ISI KULIAH PERTAMA – 25 JAN 2012
Inti dari kuliah pertama adalah garis besar pembelajaran matakuliah filsafat Ilmu dan strategi bagi penyelesaian S3
Tujuan dari kuliah filsafat ilmu adalah untuk membuat mahasiswa S3 berlatih untuk berpikir kritis.
Beberapa sikap mental yang perlu diperbaiki pada mahasiswa S3 adalah sbb :
- Mengurangi sikap tidak peduli terhadap orang yang berbicara di bidang lain yang berbeda dari bidang keahlian/disertasi kita
-Menguasai ilmu : 70% teoritis dan 30% praktis.
Tips untuk dapat menyelesaikan sekolah S3 tepat waktu sebagai berikut :
- Menuruti kemauan pembimbing oleh karena pembimbing sudah lebih berpengalaman dari penelitian-penelitian sebelumnya.
- membaca semua text book yang relevan dengan topic kita, biasanya 5 buku terbaru (10 tahun terakhir) atau yang lebih advance dari S1 & S2.
- Membaca paper dari jurnal sebanyak 100 paper terbitan terbaru juga (10 tahun terakhir).
- Diskusi dengan pembimbing untuk mendapatkan kesepakatan dengan pembimbing dan aktif bertanya kepada pembimbing.
- Mencari tools/software untuk melakukan simulasi/validasi dari konsep dan data-data test (jika diperlukan).
- Belajar menulis paper dengan bahasa formal
- Berdiskusi dgn pakar dari bidang disertasi kita, tidak terbatas internal prodi, ITB atau nasional, bila perlu yg internasional, search melalui internet atau milis komunitas
- Mencari jurnal internasional yg memuat hasil penelitian yang relevan dgn bidang disertasi
Seorang ahli biasanya telah menggunakan waktu 10.000 jam untuk belajar. Anggap saja proses belajar hingga S2 sudah memakan waktu 5.000 jam, maka masih diperlukan 5.000 jam sisanya pada saat S3 ini. Jumlah pembelajaran ini setara dengan 20 jam/minggu.
Inti dari kuliah pertama adalah garis besar pembelajaran matakuliah filsafat Ilmu dan strategi bagi penyelesaian S3
Tujuan dari kuliah filsafat ilmu adalah untuk membuat mahasiswa S3 berlatih untuk berpikir kritis.
Beberapa sikap mental yang perlu diperbaiki pada mahasiswa S3 adalah sbb :
- Mengurangi sikap tidak peduli terhadap orang yang berbicara di bidang lain yang berbeda dari bidang keahlian/disertasi kita
-Menguasai ilmu : 70% teoritis dan 30% praktis.
Tips untuk dapat menyelesaikan sekolah S3 tepat waktu sebagai berikut :
- Menuruti kemauan pembimbing oleh karena pembimbing sudah lebih berpengalaman dari penelitian-penelitian sebelumnya.
- membaca semua text book yang relevan dengan topic kita, biasanya 5 buku terbaru (10 tahun terakhir) atau yang lebih advance dari S1 & S2.
- Membaca paper dari jurnal sebanyak 100 paper terbitan terbaru juga (10 tahun terakhir).
- Diskusi dengan pembimbing untuk mendapatkan kesepakatan dengan pembimbing dan aktif bertanya kepada pembimbing.
- Mencari tools/software untuk melakukan simulasi/validasi dari konsep dan data-data test (jika diperlukan).
- Belajar menulis paper dengan bahasa formal
- Berdiskusi dgn pakar dari bidang disertasi kita, tidak terbatas internal prodi, ITB atau nasional, bila perlu yg internasional, search melalui internet atau milis komunitas
- Mencari jurnal internasional yg memuat hasil penelitian yang relevan dgn bidang disertasi
Seorang ahli biasanya telah menggunakan waktu 10.000 jam untuk belajar. Anggap saja proses belajar hingga S2 sudah memakan waktu 5.000 jam, maka masih diperlukan 5.000 jam sisanya pada saat S3 ini. Jumlah pembelajaran ini setara dengan 20 jam/minggu.
Sabtu, 26 Mei 2012
PERBANDINGAN 2 BUKU FILSAFAT & FILSUF YG BERPENGARUH
1.
Perbandingan buku “Menyoal Objektivisme Ilmu
Pengetahuan” oleh Donny Gahral Madian dengan buku “Filsafat Ilmu : Sebuah
Pengantar Populer” oleh Jujun S. Suriasumantri
Perbandingan kedua buku tersebut ditampilkan pada table
berikut :
Parameter
|
"Menyoal
Objektivisme Ilmu Pengetahuan"
|
"Filsafat
Ilmu : Sebuah Pengantar Populer"
|
Susunan penulisan
|
Terdiri atas 7 bab
|
Terdiri atas 10 bab
|
Sistematika Penulisan
|
Dimulai dari sejarah ilmu filsafat, para tokoh dan aliran
filsafat, kemudian metode ilmiah, aksi dan pengalaman, positivisme ilmu,
antirealisme, pascapositivisme, dan ilmu pengetahuan serta persoalan di
seputar kehidupan sehari-hari
|
Dimulai dari pengertian, sejarah dan dasar pengetahuan,
dilanjutkan dengan ontologi, epistemiologi, aksiologi, ilmu dan kebudayaan,
ilmu dan bahasa, serta penelitian dan penulisan ilmiah
|
Pokok Kajian
|
Filsafat dalam mengkaji dan menganalisis permasalahan secara
ilmiah
|
3 wilayah besar Filsafat : ontologi, epistemiologi, aksiologi
|
Penggunaan Bahasa
|
Ilmiah
|
Ilmiah cenderung Populer
|
Tahun Penerbitan
|
2002
|
1982
|
Dari perbandingan di atas, dapat disimpulkan :
a. Dari
segi kebaruan : Buku “Menyoal …..” lebih baru dibandingkan buku “Filsafat …..”
b. Dari
segi keperluan pengkajian dan analisis ilmiah, buku “Menyoal ….” lebih
aplikatif, dimana buku “Filsafat ….” dapat dikatakan sebagai buku referensi
untuk membahas ilmu filsafat.
Dengan demikian, untuk mata
kuliah FILSAFAT ILMU untuk menggunakan buku "Menyoal
Objektivisme Ilmu Pengetahuan", karena tujuan mata kuliah
Filsafat Ilmu adalah untuk membantu mahasiswa pasca sarjana tingkat doctor
untuk melakukan penelitian disertasi, dimana teori/ilmu filsafat dalam buku ini
dapat diaplikasikan untuk analisis ilmiah.
2.
Tiga orang filsuf yang paling mempengaruhi ilmu
pengetahuan
a.
Aristoteles : meletakkan dasar-dasar berpikir
ilmiah dengan metodanya yaitu observasi, eksperimen dan berpikir induktif. Yang
paling mendasar adalah prinsip silogisme
yang dilontarkan oleh Aristoteles
b.
Michael Kant : melakukan pendekatan filsafat
dari 3 wilayah besar filsafat, yaitu
pengetahuan, ada dan nilai
c.
Ibnu Sina : disebut sebagai “Bapak Kedokteran
Modern”, meletakkan dasar-dasar ilmu kedokteran
tugas Filsafat Ilmu 1
sampai lupa mau upload di sini...;)
sampai lupa mau upload di sini...;)
5 Judul Jurnal untuk bahan literature disertasi
1.
Journal Water Research
2.
Jurnal Reaktor
3.
Jurnal Makara Seri Teknologi
4.
Chemical Engineering Journal
5.
Journal of Environmental Engineering
5
Judul Buku Teks untuk bahan literature disertasi :
1.
“Biological Process Design for Wastewater
Treatment”. Larry D. Benefield and Clifford W. Randall. Prentice Hall. 1980
2.
“Integrated Design and Operation of Water
Treatment Facilities”. Susumu Kawamura. John Wiley & sons. 2000
3.
“Hydrodynamics”. Sir Horace Lamb. Dover
Publications Inc. 1945
4.
“Fluid Flow for Chemical Engineers”. F.A.
Holland and R. Bragg. Edward Arnold. 1995
5.
“Bioreactor Design and Product Yield”. The
Biotol Team. Butterworth-Heinemann. 1992
HASIL WAWANCARA DGN PROF. ENRI DAMANHURI
Wawancara selama 1 jam ini pada hari Jumat tgl 20 April. Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Prof. Enri yaitu :
1. mata kuliah Filsafat Ilmu penting disampaikan di strata 3 (doktoral) untuk membuka wawasan bahwa ilmu itu sangat luas dan apa yang dikuasai oleh manusia hanyalah sebagian kecil, bahkan apa yang diketahui oleh 1 org belum tentu diketahui oleh org lain, apa yang menjadi kompetensi dari seseorang, belum tentu menjadi kompetensi org lain. Sebaliknya, jgn sampai kita merasa bahwa kita mengetahui semua, karena bidang ilmu itu sangat luas. Kita tidak mungkin utk mengetahui semuanya. Oleh karena ada Tuhan YME yang menguasai segalanya. Jadi jangan sampai setelah kita menyelesaikan studi doktoral kita, menjadi org yang jumawa & tidak bertuhan....
2. bidang ilmu tidak bisa dikotak2an, contohnya : mata kuliah Mekanika Fluida bukan hanya milik Prodi TL, tapi juga dipelajari di T. Sipil, T. Mesin, T. Kimia, T. Penerbangan. Tidak bisa pula sebaliknya, mata kuliah Mekanika Tanah bukan hanya milik T. Sipil, tapi juga dipelajari di T. Geologi. Jadi, jangan kita merasa bahwa apa yang sudah kita pelajari, tidak boleh dipelajari oleh org lain, karena org lain akan mempelajarinya sesuai dengan mind frame pada bidangnya.
3. pada jaman dahulu belum ada pengkotak2kan jurusan, bidang studi, profesi dll. Maka dapat kita lihat bahwa para ilmuwan seperti Leonardo da Vinci yang menguasai arsitektur dan seni lukis, bahkan membuat stereotip dari pesawat terbang dan mempelajari anatomi tubuh, sangat jenius bukan?? Penguasaannya bukan saja karena kecerdasannya, akan tetapi karena faktor pendidikan pada jaman itu, dimana pengetahuan diperoleh secara otodidak dan tidak ada penjurusan resmi pada tingkat sekolah, sehingga org bebas mengembangkan minat dan hobinya. Saat ini, ilmu dipelajari di jurusan ilmu murni, tetapi yg lain2 di ITB adalah suatu profesi, suatu bidang studi yang tumbuh karena tuntutan adanya profesi di masyarakat. Contoh, T. Sipil merupakan engineering yg pertama, dimana berkaitan dgn kebutuhan pengadaan infrastruktur di masyarakat sipil (madani) yg semakin berkembang, terutama setelah masa perang Romawi berakhir. Pengembangan selanjutnya adalah engineering yg berkaitan dgn kebutuhan bidang industri karena adanya Revolusi Industri di Inggris. Kemudian berkembang lagi ke kebutuhan Teknik Lingkungan, ada lagi kemudian muncul kebutuhan penerbangan, kelautan, dll.
4. perkembangan teknologi terkini berkembangan sangat luas, untuk bidang Teknik Lingkungan perkembangan ke arah rekayasa teknologi canggih, seperti membran utk pengolahan air. Akan tetapi paradigma lama, yaitu mengoptimalkan lingkungan sekitar bagi makhluk hidup yg bekerja dalam pengolahan limbah (misal bakteri maupun tanaman), sudah mulai bergeser ke paradigma baru, yaitu merekayasa makhluk hidupnya itu sendiri, yg sebenarnya juga bersinggungan dgn bidang ilmu biologi.
ini catatan yg cukup panjang ya?? semoga bermanfaat
Wawancara selama 1 jam ini pada hari Jumat tgl 20 April. Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Prof. Enri yaitu :
1. mata kuliah Filsafat Ilmu penting disampaikan di strata 3 (doktoral) untuk membuka wawasan bahwa ilmu itu sangat luas dan apa yang dikuasai oleh manusia hanyalah sebagian kecil, bahkan apa yang diketahui oleh 1 org belum tentu diketahui oleh org lain, apa yang menjadi kompetensi dari seseorang, belum tentu menjadi kompetensi org lain. Sebaliknya, jgn sampai kita merasa bahwa kita mengetahui semua, karena bidang ilmu itu sangat luas. Kita tidak mungkin utk mengetahui semuanya. Oleh karena ada Tuhan YME yang menguasai segalanya. Jadi jangan sampai setelah kita menyelesaikan studi doktoral kita, menjadi org yang jumawa & tidak bertuhan....
2. bidang ilmu tidak bisa dikotak2an, contohnya : mata kuliah Mekanika Fluida bukan hanya milik Prodi TL, tapi juga dipelajari di T. Sipil, T. Mesin, T. Kimia, T. Penerbangan. Tidak bisa pula sebaliknya, mata kuliah Mekanika Tanah bukan hanya milik T. Sipil, tapi juga dipelajari di T. Geologi. Jadi, jangan kita merasa bahwa apa yang sudah kita pelajari, tidak boleh dipelajari oleh org lain, karena org lain akan mempelajarinya sesuai dengan mind frame pada bidangnya.
3. pada jaman dahulu belum ada pengkotak2kan jurusan, bidang studi, profesi dll. Maka dapat kita lihat bahwa para ilmuwan seperti Leonardo da Vinci yang menguasai arsitektur dan seni lukis, bahkan membuat stereotip dari pesawat terbang dan mempelajari anatomi tubuh, sangat jenius bukan?? Penguasaannya bukan saja karena kecerdasannya, akan tetapi karena faktor pendidikan pada jaman itu, dimana pengetahuan diperoleh secara otodidak dan tidak ada penjurusan resmi pada tingkat sekolah, sehingga org bebas mengembangkan minat dan hobinya. Saat ini, ilmu dipelajari di jurusan ilmu murni, tetapi yg lain2 di ITB adalah suatu profesi, suatu bidang studi yang tumbuh karena tuntutan adanya profesi di masyarakat. Contoh, T. Sipil merupakan engineering yg pertama, dimana berkaitan dgn kebutuhan pengadaan infrastruktur di masyarakat sipil (madani) yg semakin berkembang, terutama setelah masa perang Romawi berakhir. Pengembangan selanjutnya adalah engineering yg berkaitan dgn kebutuhan bidang industri karena adanya Revolusi Industri di Inggris. Kemudian berkembang lagi ke kebutuhan Teknik Lingkungan, ada lagi kemudian muncul kebutuhan penerbangan, kelautan, dll.
4. perkembangan teknologi terkini berkembangan sangat luas, untuk bidang Teknik Lingkungan perkembangan ke arah rekayasa teknologi canggih, seperti membran utk pengolahan air. Akan tetapi paradigma lama, yaitu mengoptimalkan lingkungan sekitar bagi makhluk hidup yg bekerja dalam pengolahan limbah (misal bakteri maupun tanaman), sudah mulai bergeser ke paradigma baru, yaitu merekayasa makhluk hidupnya itu sendiri, yg sebenarnya juga bersinggungan dgn bidang ilmu biologi.
ini catatan yg cukup panjang ya?? semoga bermanfaat
PETA ALIRAN FILSAFAT
Dari berbagai aliran filsafat serta filsuf yang mendukung teori aliran tsb, dapat dipetakan, bahwa aliran filsafat didasarkan atas 2 kutub yang cukup ekstrim, yaitu antara akal/logika/pikiran dgn pengalaman. Di antara ke2 kutub tsb terdapat 1 lagi pandangan yaitu ketuhanan dan sosial. Pada peta berikut, ke2 kutub digambarkan dgn garis vertikal (sumbu Y) sedangkan sebagai sumbu X adalah masa dicetuskannya aliran tsb. Untuk menggambarkan adanya paham ketuhanan dan sosial, digambarkan dgn ukuran aliran yg semakin besar, yg menandakan bahwa aliran tsb melibatkan aspek ketuhanan dan sosial. Para tokoh yang mendukungnya ditulis di dalam call-out, sedangkan khusus utk aliran post-modernisme, masih berlangsung hingga kini, jadi belum ada tokoh filsuf yang spesifik mendukungnya. Berikut adalah peta selengkapnya :
Dari berbagai aliran filsafat serta filsuf yang mendukung teori aliran tsb, dapat dipetakan, bahwa aliran filsafat didasarkan atas 2 kutub yang cukup ekstrim, yaitu antara akal/logika/pikiran dgn pengalaman. Di antara ke2 kutub tsb terdapat 1 lagi pandangan yaitu ketuhanan dan sosial. Pada peta berikut, ke2 kutub digambarkan dgn garis vertikal (sumbu Y) sedangkan sebagai sumbu X adalah masa dicetuskannya aliran tsb. Untuk menggambarkan adanya paham ketuhanan dan sosial, digambarkan dgn ukuran aliran yg semakin besar, yg menandakan bahwa aliran tsb melibatkan aspek ketuhanan dan sosial. Para tokoh yang mendukungnya ditulis di dalam call-out, sedangkan khusus utk aliran post-modernisme, masih berlangsung hingga kini, jadi belum ada tokoh filsuf yang spesifik mendukungnya. Berikut adalah peta selengkapnya :
Rabu, 23 Mei 2012
Rabu, 16 Mei 2012
Kamis, 10 Mei 2012
Rabu, 09 Mei 2012
Jumat, 04 Mei 2012
Rabu, 02 Mei 2012
Senin, 30 April 2012
Jumat, 27 April 2012
Kamis, 26 April 2012
Kamis, 26 april
2 jam perbaiki lagi metodologi, 1 jam presentasi literatur review & rencana kerja di seminar internal S3 di Jurusan....alhamdulillah diterima dgn masukan pendalaman pada saat proposalnya nanti (di semester depan)
dilanjutkan lagi dgn kursus ttg air limbah seharian...udah 3 hari ini duduk manis di pelatihan...:)
2 jam perbaiki lagi metodologi, 1 jam presentasi literatur review & rencana kerja di seminar internal S3 di Jurusan....alhamdulillah diterima dgn masukan pendalaman pada saat proposalnya nanti (di semester depan)
dilanjutkan lagi dgn kursus ttg air limbah seharian...udah 3 hari ini duduk manis di pelatihan...:)
Rabu, 25 April 2012
Kamis, 19 April 2012
Senin, 16 April 2012
Kamis, 12 April 2012
Selasa, 10 April 2012
selasa, 10 april
dapat pencerahan dari Prof ttg strategi penelitian disertasi :
- buat rencana penelitian yang bisa dibagi2 ke beberapa peneliti jenjang s1 dan s2, sehingga akan lebih mudah dalam pengerjaan dan data yang diperoleh bisa sangat kaya
- utk penulisan karya ilmiah, masukkan karya ilmiah ke jurnal dgn skala berjenjang, artinya ke jurnal nasional yang tidak terakreditasi dulu, kemudian naik ke jurnal nasional terakreditasi. tahap berikutnya masukkan karya ilmiah selanjutnya ke jurnal internasional yang tidak terlalu ketat atau prosiding international, bisa jugadicari seminar international yang diadakan di Indonesia. barulah kemudian diupayakan utk masuk ke jurnal international yang proses reviewnya cukup ketat. hal ini juga agar pada saat reviewer jurnal international mau mengecek, data2 dan progres kita sudah dipublish di jurnal2 yang skala lebih rendah tadi...
ok sekarang progres : 2 jam baca disertasi yang kemarin dikasih oleh pembimbing...
dapat pencerahan dari Prof ttg strategi penelitian disertasi :
- buat rencana penelitian yang bisa dibagi2 ke beberapa peneliti jenjang s1 dan s2, sehingga akan lebih mudah dalam pengerjaan dan data yang diperoleh bisa sangat kaya
- utk penulisan karya ilmiah, masukkan karya ilmiah ke jurnal dgn skala berjenjang, artinya ke jurnal nasional yang tidak terakreditasi dulu, kemudian naik ke jurnal nasional terakreditasi. tahap berikutnya masukkan karya ilmiah selanjutnya ke jurnal internasional yang tidak terlalu ketat atau prosiding international, bisa jugadicari seminar international yang diadakan di Indonesia. barulah kemudian diupayakan utk masuk ke jurnal international yang proses reviewnya cukup ketat. hal ini juga agar pada saat reviewer jurnal international mau mengecek, data2 dan progres kita sudah dipublish di jurnal2 yang skala lebih rendah tadi...
ok sekarang progres : 2 jam baca disertasi yang kemarin dikasih oleh pembimbing...
Senin, 09 April 2012
Kamis, 05 April 2012
Jumat, 30 Maret 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Selasa, 27 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
Kamis, 22 Maret 2012
Selasa, 20 Maret 2012
Senin, 19 Maret 2012
senin, 19 maret
2 jam diskusi dgn kedua pembimbing, memastikan apakah program software yg sudah jadi bisa digunakan utk kolam stabilisasi, berhubung kecepatan sgt rendah di dalam kolam, dipastikan dulu di manual Fluentnya. juga bagaimana menginsert syntax persamaan kinetika ke dalam syntax persamaan hidrodinamika.
lanjut 3 jam cek lagi manual fluent dan program lain, juga review kembali jurnal yang sudah dibaca utk mencari kebaruan dari penelitian
2 jam diskusi dgn kedua pembimbing, memastikan apakah program software yg sudah jadi bisa digunakan utk kolam stabilisasi, berhubung kecepatan sgt rendah di dalam kolam, dipastikan dulu di manual Fluentnya. juga bagaimana menginsert syntax persamaan kinetika ke dalam syntax persamaan hidrodinamika.
lanjut 3 jam cek lagi manual fluent dan program lain, juga review kembali jurnal yang sudah dibaca utk mencari kebaruan dari penelitian
Kamis, 15 Maret 2012
Selasa, 13 Maret 2012
tugas ke6 : pertanyaan based on bab 1-3 & strategi penelitian disertasi
1. pertanyaan yang dapat diajukan berdasarkan bab 1-3 dari Menyoal Objektivisme Ilmu Pengetahuan adalah :
a. bab 1 : apa kaitan
antara filsafat, ilmu pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan
b. bab 2 : apa kelebihan dan
kekurangan metode induksi dan deduksi, jelaskan contohnya
c. bab 3 : apa perbedaan mendasar
antara empirisme (pengalaman) dan rasionalisme (akal), serta mana yang paling
tepat digunakan pada disertasi anda
- strategi utk penelitian disertasi yang belum disampaikan :
a. penjadwalan :
membuat time table
b. penulisan
laporan penelitian menjadi disertasi dan berbagai paper
Kamis, 08 Maret 2012
Selasa, 06 Maret 2012
bagaimana memperoleh proses yang efektif.....
Sebelumnya, perlu disamakan dulu persepsi pembaca, mengenai apa itu efektif. Efektif adalah mencapai hasil yang paling tinggi, paling baik, paling banyak dengan cara yang efisien waktu, tenaga, pemikiran dan biaya, atau dengan kata lain mencapai hasil yang optimal.
Di sini akan
dibahas dengan contoh adalah proses pembelajaran (belajar mengajar) yang efektif dari sisi
pengajar :
- Ada target yang terukur dan dapat dicapai (output), dalam hal ini target para mahasiswa mencapai standar kompetensi tertentu dalam 1 mata kuliah, missal memperoleh nilai C. Tentu harus dapat dicapai, missal, 80% mahasiswa memperoleh nilai minimal C, jadi tidak mentargetkan harus 100% mencapai nilai minimal C, karena secara statistic, ada kemungkinan tidak mencapai nilai minimal (di bawah rata-rata kelas)
- Ada syarat mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut (input), missal mahasiswa harus sudah mengikuti atau sudah lulus mata kuliah prasyarat. Dalam hal ini input sudah disaring/dipilah.
- Ada rencana proses pembelajaran (plan), dalam bentuk rencana pertemuan (rencana kerja), rencana materi pertemuan/tatap muka, rencana materi tugas/latihan.
- Ada pelaksanaan pembelajaran (do) sesuai rencana pertemuan.
- Ada penilaian selama proses (action), apakah sudah terlaksana sesuai rencana, dalam hal ini adalah penilaian mahasiswa (assessment)
- Ada mekanisme pengawasan (control), dalam hal ini adalah pengawasan terhadap proses, berupa berita acara perkuliahan, presensi mahasiswa, kuesioner dari mahasiswa.
- Ada tahap evaluasi (evaluation), yaitu evaluasi terhadap proses yang sudah berjalan untuk kemudian diulang lagi pada semester/tahun akademik depan. Evaluasi meliputi evaluasi terhadap output yang ingin dicapai, terhadap rencana, terhadap pelaksanaan, berdasarkan mekanisme pengawasan dan hasil/output.
- Ada tahap perbaikan/peningkatan, dari evaluasi diperoleh hasil berupa rekomendasi/rencana perbaikan/peningkatan proses, baik perbaikan/peningkatan terhadap output, input, rencana, pelaksanaan, penilaian, pengawasan.
Tahap-tahap ini bisa diterapkan dalam berbagai
bidang/kegiatan. Missal proses pengolahan air minum/limbah, proses produksi
dalam suatu industry, dsb.
Langganan:
Postingan (Atom)


